Berita Siang Odaily
1. Raydium: Volume perdagangan USD1 di Solana dalam 24 jam terakhir melampaui 260 millions dolar AS;
2. Yilihua: Aster telah melakukan stop loss, menantikan bintang baru tingkat tim di bursa tertentu;
3. LaserCat: Tahun 2025 mungkin menjadi tahun kebangkitan Meme internet berbahasa Tionghoa;
4. Polymarket pihak "tidak" bertaruh pada "Kristus belum datang kembali" dapat memperoleh imbal hasil tahunan 5,5%, hasil ini mengungguli obligasi pemerintah AS;
5. Vitalik Buterin: Ethereum sedang memecahkan trilema blockchain dengan kode nyata;
6. Kapitalisasi pasar Bsc Meme coin Hakimi sempat menembus 49 millions dolar AS, naik lebih dari 24% dalam sehari;
7. Co-founder Base: Komunitas membutuhkan lebih banyak Memecoin untuk mendorong aksi kolektif;
8. Bitcoin spot ETF mencatat arus masuk bersih 459 millions dolar AS minggu lalu, BlackRock IBIT memimpin dengan arus masuk bersih 324 millions dolar AS;
9. Ethereum spot ETF mencatat arus keluar bersih 161 millions dolar AS minggu lalu, Grayscale ETHE memimpin dengan arus masuk bersih 104 millions dolar AS.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Status sebagai saham S&P 100 selama 18 tahun akan berakhir! Nike (NKE.US) segera mengklarifikasi: masih menjadi saham S&P 500.
Nike akan segera dikeluarkan dari indeks S&P 100, mengakhiri sejarahnya sebagai saham komponen selama hampir 18 tahun. Menanggapi pertanyaan pasar terkait berita tersebut, tim hubungan investor Nike menegaskan bahwa penyesuaian ini hanya melibatkan indeks S&P 100, dan Nike masih merupakan saham komponen dari indeks S&P 500.

Data: BTC turun di bawah $78.000
iPhone layar lipat Apple diluncurkan, analis optimis terhadap potensinya namun memperingatkan risiko margin keuntungan
Bloomberg Intelligence memperkirakan penjualan tahun pertama iPhone Duo akan meningkat menjadi sekitar 14 juta unit, dengan potensi pendapatan sebesar 28 miliar dolar AS. Namun, strategi penetapan harga memicu kekhawatiran pasar: iPhone 17 dan Air series tetap pada harga semula, sementara Pro series mengalami kenaikan harga yang lebih rendah dari ekspektasi. Dengan kenaikan biaya rantai pasokan, tekanan terhadap margin keuntungan menjadi signifikan. Para analis menilai bahwa Apple sengaja mengorbankan margin keuntungan demi volume penjualan, serta melakukan optimalisasi kombinasi model premium untuk mengimbangi tekanan tersebut.

