Kerangka Pelaporan Pajak Aset Kripto OECD (CARF) resmi berlaku, mencakup 48 yurisdiksi
ChainCatcher melaporkan bahwa Kerangka Pelaporan Aset Kripto (Crypto-Asset Reporting Framework/CARF) yang diprakarsai oleh Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) telah resmi berlaku mulai 1 Januari 2026, dengan gelombang pertama mencakup 48 negara dan wilayah.
Kerangka ini mewajibkan penyedia layanan aset kripto (CASPs) untuk mengungkapkan informasi transaksi pengguna kepada otoritas pajak dan menyerahkan laporan tahunan, yang mencakup aktivitas seperti transaksi, pertukaran, dan transfer aset, guna mendorong transparansi pajak global dan memperkuat pertukaran data lintas negara. CARF bertujuan untuk mengisi kekosongan regulasi dalam Common Reporting Standard (CRS) yang ada di bidang aset digital, dan berencana memulai pertukaran informasi reguler antar negara anggota mulai tahun 2027. Seluruh anggota Uni Eropa, Inggris, Brasil, dan Kepulauan Cayman akan menjadi peserta awal, sementara Australia, Kanada, Singapura, Swiss, dan Uni Emirat Arab diperkirakan akan bergabung pada tahun 2028. Amerika Serikat berencana untuk terhubung ke sistem ini pada tahun 2029. OECD menyatakan bahwa kerangka ini akan memasukkan aset kripto ke dalam standar pengawasan pajak yang setara dengan sistem keuangan tradisional, secara signifikan mempersempit ruang untuk penghindaran pajak menggunakan aset kripto.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Status sebagai saham S&P 100 selama 18 tahun akan berakhir! Nike (NKE.US) segera mengklarifikasi: masih menjadi saham S&P 500.
Nike akan segera dikeluarkan dari indeks S&P 100, mengakhiri sejarahnya sebagai saham komponen selama hampir 18 tahun. Menanggapi pertanyaan pasar terkait berita tersebut, tim hubungan investor Nike menegaskan bahwa penyesuaian ini hanya melibatkan indeks S&P 100, dan Nike masih merupakan saham komponen dari indeks S&P 500.

Data: BTC turun di bawah $78.000
iPhone layar lipat Apple diluncurkan, analis optimis terhadap potensinya namun memperingatkan risiko margin keuntungan
Bloomberg Intelligence memperkirakan penjualan tahun pertama iPhone Duo akan meningkat menjadi sekitar 14 juta unit, dengan potensi pendapatan sebesar 28 miliar dolar AS. Namun, strategi penetapan harga memicu kekhawatiran pasar: iPhone 17 dan Air series tetap pada harga semula, sementara Pro series mengalami kenaikan harga yang lebih rendah dari ekspektasi. Dengan kenaikan biaya rantai pasokan, tekanan terhadap margin keuntungan menjadi signifikan. Para analis menilai bahwa Apple sengaja mengorbankan margin keuntungan demi volume penjualan, serta melakukan optimalisasi kombinasi model premium untuk mengimbangi tekanan tersebut.

