Media AS: Powell sedang diselidiki, sorotan tertuju pada proyek renovasi gedung Federal Reserve
PANews, 12 Januari — Menurut Golden Ten Data yang mengutip The New York Times, pejabat yang mengetahui masalah tersebut mengungkapkan bahwa Kantor Kejaksaan Federal Distrik Columbia Amerika Serikat telah memulai penyelidikan pidana terhadap Ketua Federal Reserve, Powell, terkait proyek renovasi kantor pusat Federal Reserve, serta apakah Powell telah memberikan pernyataan yang tidak benar kepada Kongres mengenai skala proyek tersebut. Penyelidikan ini mencakup analisis pernyataan publik Powell dan pemeriksaan catatan pengeluaran terkait, dan telah disetujui pada November tahun lalu. Penyelidikan ini disetujui oleh kepala kantor tersebut, sekutu lama Trump, Jeanine Pirro. Saat ini belum jelas apakah Pirro telah membentuk dewan juri besar atau mengeluarkan surat panggilan pengadilan. Namun menurut seorang pejabat, jaksa dari kantornya telah beberapa kali menghubungi staf Powell untuk meminta dokumen terkait proyek renovasi tersebut. Trump telah lama mengkritik Powell karena menolak menurunkan suku bunga secara drastis sesuai permintaannya, mengancam akan memecatnya, dan bahkan mengancam akan menggugat proyek renovasi Federal Reserve senilai 2,5 miliar dolar AS dengan alasan Powell "tidak kompeten".
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Cisco bekerja sama dengan Palantir dan Nvidia untuk membangun pabrik AI.
Perusahaan asuransi Amerika Serikat, Orion180 Insurance Group (OIG.US), menetapkan harga IPO sebesar 15 hingga 17 dolar AS per saham dan berencana mengumpulkan dana sebesar 320 juta dolar AS.
Perusahaan asuransi Amerika Serikat, Orion180 Insurance Group, mengumumkan persyaratan IPO-nya pada hari Rabu.

Goldman Sachs menilai iPhone lipat Apple: harga "terjangkau", pengiriman tahun ini bisa mencapai 35 juta unit
Laporan Goldman Sachs menyatakan bahwa iPhone Duo, dengan desain "tertipis dalam sejarah" dan harga yang "terjangkau", berpotensi membuka pasar massal. Prediksi pengiriman tetap pada 14 juta hingga 35 juta unit pada tahun 2026. Peningkatan produk baru pada engsel, pendinginan, dan kamera akan membawa keuntungan bagi rantai pasokan di Greater China seperti Foxconn.
