Sebuah bursa: Digital RMB yang menghasilkan bunga dapat membuat Amerika Serikat kehilangan keunggulan stablecoin
Odaily melaporkan bahwa sebuah bursa menyatakan bahwa amandemen yang diusulkan terhadap "GENIUS Act" dapat melemahkan posisi Amerika Serikat dalam ekspansi pembayaran digital global. Sementara itu, peluncuran strategis fitur bunga pada digital yuan akan memberikan tekanan baru bagi para pembuat kebijakan AS, karena kerangka kerja berbunga ini dapat menarik pengguna yang mencari imbal hasil, dan dinamika ini dapat membentuk ulang lanskap persaingan, menjadikan digital yuan sebagai pesaing yang lebih jelas bagi produk stablecoin. Bursa tersebut memperingatkan bahwa membatasi opsi imbalan stablecoin dapat mengurangi daya saing stablecoin, sementara aktivitas lobi internal juga memperburuk ketegangan. Bursa tersebut menegaskan bahwa posisi terdepan stablecoin menopang kekuatan dolar AS, dan menyatakan bahwa penyesuaian kebijakan harus mempertimbangkan situasi internasional. Para legislator AS kini menghadapi keputusan yang dapat memengaruhi arah perkembangan tahap berikutnya dari pembayaran digital.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Pergerakan saham AS | SK Hynix (SKHY.US) naik lebih dari 6%, kemungkinan akan mengumumkan rencana pembelian kembali saham senilai 40 triliun won pada kuartal keempat
Pada saat penerbitan, saham ini naik lebih dari 6% dan diperdagangkan pada 187.99 dolar AS.

Pergerakan saham AS | Saham Bloom Energy (BE.US) melonjak hampir 9% setelah dimasukkan ke dalam indeks S&P 500
Pada hari Selasa, saham Bloom Energy (BE.US) dibuka dengan kenaikan hampir 9%, dengan akumulasi kenaikan 33% dalam lima hari perdagangan terakhir. Saat ini diperdagangkan di 274,59 dolar AS.

Panduan Lengkap untuk Pemula Cryptocurrency pada tahun 2026

