Outlook 2026: Pasar mata uang diperkirakan akan lebih tenang dibandingkan tahun 2025
Pasar Valuta Asing: Prospek yang Lebih Tenang untuk 2026
Pada tahun sebelumnya, peristiwa seperti Mar-a-Lago Accord yang gagal dan Hari Pembebasan AS menyebabkan gejolak besar dan penurunan signifikan pada dolar di pasar mata uang global. Namun, seiring Federal Reserve dan European Central Bank mendekati akhir siklus penurunan suku bunga mereka, lanskap valuta asing diperkirakan akan jauh lebih stabil pada tahun 2026.
Meskipun meramalkan pergerakan mata uang tetap terkenal tidak dapat diandalkan, aktivitas ini terus mendorong berkembangnya industri di mana analis berani menyajikan prediksi numerik yang tepat—meskipun terdapat ketidakpastian yang melekat. Dalam konteks ini, berikut adalah enam wawasan utama tentang apa yang mungkin membentuk lingkungan valuta asing pada tahun mendatang.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
"Dividen besar dari 'dua raksasa penyimpanan' tidak mampu menghilangkan 'diskon Korea', investor meragukan apakah reformasi saham Korea sudah cukup"
Dividen dari Samsung dan SK Hynix menjadi ujian bagi langkah reformasi Korea Selatan, karena para investor mencari lebih banyak imbal hasil dalam bentuk tunai.

Anggota Dewan Bank Sentral Jepang: Akan terus menaikkan suku bunga untuk memastikan tren harga tidak melebihi 2%
Anggota dewan kebijakan Bank Sentral Jepang, Kazuyuki Masu, menyatakan bahwa Bank Sentral Jepang akan terus menaikkan suku bunga acuan untuk memastikan tren harga tidak melebihi 2%.

Besent berhasil "menyerang" yen, tetapi mengapa tidak mampu menaklukkan obligasi AS?


