SlowMist: Waspadai Serangan Manipulasi Riwayat Browser, Serangan Malware Semakin Meningkat
BlockBeats News, 31 Desember, SlowMist merilis Analisis Insiden Keamanan Kuartal Keempat 2025, yang menyebutkan metode phishing baru yang lebih tersembunyi: bahkan jika pengguna secara manual memasukkan nama domain resmi yang benar, mereka masih dapat dialihkan ke situs phishing. Beberapa korban melaporkan bahwa meskipun mereka memasukkan alamat yang benar, browser secara otomatis melengkapinya ke nama domain palsu yang dipalsukan oleh penyerang. Hal ini bukan disebabkan oleh kesalahan operasi pengguna, melainkan karena penyerang sebelumnya telah mencemari riwayat browser melalui iklan, panduan media sosial, atau pengumuman palsu. Setelah nama domain phishing tersimpan dalam logika pelengkapan otomatis browser, saat pengguna berikutnya memasukkan alamat tersebut, browser akan secara otomatis mengarahkan ke situs palsu yang hampir tidak dapat dibedakan dari situs resmi.
Selain itu, serangan malware komputer kembali meningkat. Penyerang biasanya menanamkan program berbahaya ke lingkungan lokal pengguna secara diam-diam melalui tautan phishing, pesan pribadi di alat sosial, atau yang disebut "unduhan sumber daya." Setelah perangkat terinfeksi, data yang berkaitan dengan wallet berada dalam risiko.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Perusahaan asuransi Amerika Serikat, Orion180 Insurance Group (OIG.US), menetapkan harga IPO sebesar 15 hingga 17 dolar AS per saham dan berencana mengumpulkan dana sebesar 320 juta dolar AS.
Perusahaan asuransi Amerika Serikat, Orion180 Insurance Group, mengumumkan persyaratan IPO-nya pada hari Rabu.

Goldman Sachs menilai iPhone lipat Apple: harga "terjangkau", pengiriman tahun ini bisa mencapai 35 juta unit
Laporan Goldman Sachs menyatakan bahwa iPhone Duo, dengan desain "tertipis dalam sejarah" dan harga yang "terjangkau", berpotensi membuka pasar massal. Prediksi pengiriman tetap pada 14 juta hingga 35 juta unit pada tahun 2026. Peningkatan produk baru pada engsel, pendinginan, dan kamera akan membawa keuntungan bagi rantai pasokan di Greater China seperti Foxconn.

Saham Jepang ditutup naik 0,2%
