DeBot mengumumkan akan memberikan kompensasi penuh atas kerugian sebesar 250 ribu dolar AS akibat kebocoran data di pusat data Jepang.
Odaily melaporkan bahwa tim DeBot merilis penjelasan insiden keamanan di platform X, menyatakan bahwa karena operasi perluasan dan migrasi pusat data pada 9 Desember 2025, terjadi kebocoran informasi dompet beberapa pengguna di pusat data Jepang. Pada 27 Desember 2025, peretas memanfaatkan data yang bocor tersebut untuk membobol dan memindahkan aset, menyebabkan kerugian total sebesar 250 ribu dolar AS.
Menurut pemantauan DeBot, insiden ini hanya memengaruhi dompet yang dibuat atau diimpor sebelum 10 Desember 2025, sedangkan alamat yang dibuat setelahnya tidak terpengaruh. Tim DeBot berkomitmen untuk memberikan kompensasi 100% kepada semua pengguna yang terdampak, dan telah meluncurkan halaman pendaftaran kompensasi resmi. Setelah pengguna mengajukan permohonan, pihak resmi akan menyelesaikan verifikasi dalam waktu 72 jam dan langsung mentransfer dana kompensasi ke alamat dompet aman pengguna. Tim juga mengingatkan pengguna untuk segera memindahkan aset dompet berisiko yang belum dicuri, dan jika terjadi kerugian baru akibat penggunaan dompet yang terdampak setelahnya, platform tidak akan bertanggung jawab lagi.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Perusahaan asuransi Amerika Serikat, Orion180 Insurance Group (OIG.US), menetapkan harga IPO sebesar 15 hingga 17 dolar AS per saham dan berencana mengumpulkan dana sebesar 320 juta dolar AS.
Perusahaan asuransi Amerika Serikat, Orion180 Insurance Group, mengumumkan persyaratan IPO-nya pada hari Rabu.

Goldman Sachs menilai iPhone lipat Apple: harga "terjangkau", pengiriman tahun ini bisa mencapai 35 juta unit
Laporan Goldman Sachs menyatakan bahwa iPhone Duo, dengan desain "tertipis dalam sejarah" dan harga yang "terjangkau", berpotensi membuka pasar massal. Prediksi pengiriman tetap pada 14 juta hingga 35 juta unit pada tahun 2026. Peningkatan produk baru pada engsel, pendinginan, dan kamera akan membawa keuntungan bagi rantai pasokan di Greater China seperti Foxconn.

Saham Jepang ditutup naik 0,2%
