Daftar rekomendasi inti saham AS 2026 JPMorgan: Seluruh industri kripto gagal masuk, dan dari tujuh raksasa AI hanya Google yang tersisa
Odaily melaporkan bahwa peneliti kripto @DtDt666 memposting di platform X bahwa JPMorgan telah merilis daftar rekomendasi inti saham AS untuk tahun 2026, yang mencakup total 47 saham. Saham konsep terkait industri kripto semuanya tidak terpilih, termasuk saham bursa tertentu, MicroStrategy, serta saham penambang seperti Bitmine, yang tidak masuk dalam daftar rekomendasi. Selain itu, dari tujuh raksasa AI, hanya Google yang masuk dalam daftar, sementara enam raksasa teknologi lainnya—Nvidia, Tesla, Meta, Apple, Microsoft, dan Amazon—semuanya tidak masuk dalam daftar tersebut.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
"Sekarang saya adalah bandar, jika ingin bertaruh silakan datang" Besant memperingatkan pasar agar tidak melawan dia untuk menjual yen.
Besant mengatakan, "Ketika kami melakukan intervensi terhadap yen, saya benar-benar memahami apa yang akan dilakukan oleh orang Jepang, Bank Sentral Jepang, dan para pembuat keputusan di sana." Dengan dukungan fundamental bahwa Bank Sentral Jepang diperkirakan akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin bulan ini, para pelaku short akan menghadapi tekanan ganda berupa intervensi kebijakan dan perubahan arah suku bunga. Analisis menilai bahwa pernyataan tegas Besant bukan hanya memberikan tekanan psikologis, tetapi juga mengisyaratkan tindakan lebih lanjut yang sudah dipersiapkan.
Kenaikan saham Korea meningkat lebih dari 1%.
Penutupan pasar saham AS, BNC naik 50,43%
Menginvestasikan 590 juta dolar untuk mengakuisisi Stride Bank demi mendapatkan lisensi, Chime (CHYM.US) berubah dari “penantang” fintech menjadi “bank berlisensi”
Chime Financial Inc. (CHYM.US) telah mencapai kesepakatan untuk mengakuisisi mitra jangka panjangnya, Stride Bank, dengan pembayaran tunai sebesar 590 juta dolar AS. Langkah ini menandai langkah penting perusahaan fintech tersebut dalam mengintegrasikan operasionalnya.

