Beberapa bagian yang disensor dalam kasus Epstein dapat disalin dan dipulihkan
BlockBeats melaporkan, pada 25 Desember, menurut laporan Global Times, Departemen Kehakiman Amerika Serikat baru-baru ini merilis dokumen terkait kasus Epstein, dengan isi dokumen yang mencapai 100 halaman atau bahkan lebih sepenuhnya disensor dengan blok hitam. Menurut laporan media asing seperti The Daily Beast pada tanggal 23, beberapa pengguna media sosial yang menelusuri dokumen terkait kasus Epstein membuat penemuan mengejutkan: sebagian konten yang disensor dapat dipulihkan langsung melalui perangkat lunak pengolah gambar seperti Photoshop, bahkan hanya dengan menyalin teks yang disorot dan menempelkannya ke dalam sistem pengolah kata, isi yang tersembunyi dapat ditampilkan.
"Jadi jelas, dokumen kasus Epstein yang dipublikasikan di situs web Departemen Kehakiman Amerika Serikat, hanya dengan menyorot teks yang diblokir, menyalin dan menempelkannya ke dokumen lain, isi yang disembunyikan dapat dibaca," ungkap sebuah postingan dari pengguna X di media sosial bernama Nissan yang dikutip oleh The Daily Beast.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Skala deposit Aave V4 telah melampaui 900 juta dolar AS.
Saham sektor komunikasi optik AS naik pada awal perdagangan.
Pergerakan saham AS | SuperX AI Technology (SUPX.US) sempat turun lebih dari 2% setelah sebelumnya meluncurkan rencana pembelian kembali saham senilai 20 juta dolar AS
Harga saham SuperX AI Technology turun, sempat jatuh lebih dari 2% dan mencapai titik terendah intraday di $7,2.

