Laporan Tahunan CertiK: Ketika AI Menjadi "Penguat" Phishing, Pengguna Harus Meningkatkan Kesadaran Keamanan
PANews 23 Desember — CertiK hari ini merilis “Laporan Keamanan Web3 2025 Skynet Hack3D” yang menunjukkan bahwa phishing masih menjadi ancaman keamanan paling sering sepanjang tahun ini. Pada tahun 2025, tercatat 248 insiden phishing dengan kerugian sekitar 723 juta dolar AS. Perlu diperhatikan bahwa popularitas teknologi AI kini menjadi “penguat” serangan phishing: penyerang memanfaatkan AI untuk membuat situs phishing tiruan yang sangat mirip, pop-up dompet, serta pesan penipuan multibahasa, dan menggabungkannya dengan data on-chain serta media sosial untuk menargetkan korban secara presisi, sehingga efektivitas metode pertahanan tradisional semakin menurun. Laporan ini mengingatkan bahwa baik pengguna individu maupun pihak proyek perlu meningkatkan kesadaran dan langkah perlindungan keamanan untuk menghadapi eskalasi serangan yang didorong oleh AI.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Perusahaan asuransi Amerika Serikat, Orion180 Insurance Group (OIG.US), menetapkan harga IPO sebesar 15 hingga 17 dolar AS per saham dan berencana mengumpulkan dana sebesar 320 juta dolar AS.
Perusahaan asuransi Amerika Serikat, Orion180 Insurance Group, mengumumkan persyaratan IPO-nya pada hari Rabu.

Goldman Sachs menilai iPhone lipat Apple: harga "terjangkau", pengiriman tahun ini bisa mencapai 35 juta unit
Laporan Goldman Sachs menyatakan bahwa iPhone Duo, dengan desain "tertipis dalam sejarah" dan harga yang "terjangkau", berpotensi membuka pasar massal. Prediksi pengiriman tetap pada 14 juta hingga 35 juta unit pada tahun 2026. Peningkatan produk baru pada engsel, pendinginan, dan kamera akan membawa keuntungan bagi rantai pasokan di Greater China seperti Foxconn.

Saham Jepang ditutup naik 0,2%
