Techub News mengklarifikasi bahwa pendirinya, Alma, tidak memiliki hubungan pendiri dengan Central Research
Pada tanggal 21 Desember, diberitakan bahwa menanggapi informasi tidak benar yang beredar di platform sosial baru-baru ini, Techub News mengeluarkan klarifikasi: Pendiri sekaligus CEO Techub News, Alma, tidak pernah terlibat dalam pendirian Central Research, juga tidak pernah menjabat sebagai 'co-founder' atau posisi serupa di sana, sehingga pernyataan terkait tersebut tidak benar; Big Demo Day adalah acara pitching startup publik hasil kerja sama berbagai pihak, yang pernah didukung oleh lembaga seperti Hong Kong Cyberport, dan Techub News hanya berpartisipasi dalam beberapa edisi acara tersebut sebagai co-host atau media partner, tanpa terlibat dalam tata kelola internal, penunjukan personel, atau manajemen operasional Central Research. Menyederhanakan acara ini sebagai 'acara internal' mereka, atau menafsirkan kehadiran publik Alma sebagai keterlibatan dalam operasional mereka, merupakan kesalahpahaman. Platform telah meminta pihak terkait untuk mengoreksi informasi yang salah, dan mengimbau semua pihak agar mengacu pada fakta saat mengutip informasi; terhadap konten yang sengaja tidak benar atau bersifat fitnah di masa mendatang, Techub News akan mempertahankan hak untuk menuntut pertanggungjawaban sesuai hukum.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Cisco bekerja sama dengan Palantir dan Nvidia untuk membangun pabrik AI.
Perusahaan asuransi Amerika Serikat, Orion180 Insurance Group (OIG.US), menetapkan harga IPO sebesar 15 hingga 17 dolar AS per saham dan berencana mengumpulkan dana sebesar 320 juta dolar AS.
Perusahaan asuransi Amerika Serikat, Orion180 Insurance Group, mengumumkan persyaratan IPO-nya pada hari Rabu.

Goldman Sachs menilai iPhone lipat Apple: harga "terjangkau", pengiriman tahun ini bisa mencapai 35 juta unit
Laporan Goldman Sachs menyatakan bahwa iPhone Duo, dengan desain "tertipis dalam sejarah" dan harga yang "terjangkau", berpotensi membuka pasar massal. Prediksi pengiriman tetap pada 14 juta hingga 35 juta unit pada tahun 2026. Peningkatan produk baru pada engsel, pendinginan, dan kamera akan membawa keuntungan bagi rantai pasokan di Greater China seperti Foxconn.

