Perusahaan fintech Inggris Revolut mengalami konflik dengan mantan karyawan terkait masalah pajak atas hadiah saham
Menurut berita dari TechFlow, pada 21 Desember, Financial Times melaporkan bahwa perusahaan fintech Inggris, Revolut, terlibat dalam perselisihan dengan beberapa mantan karyawannya. Perselisihan ini bermula ketika para karyawan tersebut menghadapi beban pajak yang tinggi setelah menggunakan penghargaan saham, dan mereka merasa bahwa informasi yang sebelumnya diterima tidak konsisten dengan hasil akhir perlakuan pajak, sehingga menimbulkan perbedaan persepsi dan ekspektasi pajak. Konflik ini berkaitan dengan pengaturan dan cara komunikasi Revolut mengenai pajak saat karyawan keluar atau mencairkan saham. Saat ini, kedua belah pihak memiliki perbedaan pendapat tentang bagaimana menangani masalah pajak terkait.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Skala deposit Aave V4 telah melampaui 900 juta dolar AS.
Saham sektor komunikasi optik AS naik pada awal perdagangan.
Pergerakan saham AS | SuperX AI Technology (SUPX.US) sempat turun lebih dari 2% setelah sebelumnya meluncurkan rencana pembelian kembali saham senilai 20 juta dolar AS
Harga saham SuperX AI Technology turun, sempat jatuh lebih dari 2% dan mencapai titik terendah intraday di $7,2.

