Standard Chartered Bank meluncurkan solusi simpanan tokenisasi berbasis blockchain
PANews 18 Desember - Menurut laporan Techinasia, Standard Chartered Bank telah meluncurkan solusi simpanan tokenisasi berbasis blockchain untuk Ant International, yang mendukung transfer waktu nyata dalam mata uang dolar Hong Kong, yuan Tiongkok lepas pantai, dan dolar AS. Bank ini bekerja sama dengan perusahaan fintech global Ant International, dan teknologi ini telah diterapkan di platform Whale Explorer milik Ant. Peluncuran ini merupakan bagian dari proyek "Digital Hong Kong Dollar" (Project Ensemble) yang diprakarsai oleh Hong Kong Monetary Authority, yang bertujuan untuk mendorong penerapan teknologi distributed ledger di wilayah tersebut.
Ant International adalah klien pertama yang mengadopsi solusi baru ini, yang memungkinkan pengelolaan dana dan transfer likuiditas sepanjang waktu. Standard Chartered Bank dan Ant International sama-sama merupakan anggota grup EnsembleTX, yang mendukung promosi dan penerapan teknologi tokenisasi di Hong Kong. Sejak Mei 2024, Standard Chartered Bank telah bergabung dengan komunitas arsitektur proyek "Digital Hong Kong Dollar", membantu merumuskan standar industri dan menguji skenario aplikasi tokenisasi.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Cisco bekerja sama dengan Palantir dan Nvidia untuk membangun pabrik AI.
Perusahaan asuransi Amerika Serikat, Orion180 Insurance Group (OIG.US), menetapkan harga IPO sebesar 15 hingga 17 dolar AS per saham dan berencana mengumpulkan dana sebesar 320 juta dolar AS.
Perusahaan asuransi Amerika Serikat, Orion180 Insurance Group, mengumumkan persyaratan IPO-nya pada hari Rabu.

Goldman Sachs menilai iPhone lipat Apple: harga "terjangkau", pengiriman tahun ini bisa mencapai 35 juta unit
Laporan Goldman Sachs menyatakan bahwa iPhone Duo, dengan desain "tertipis dalam sejarah" dan harga yang "terjangkau", berpotensi membuka pasar massal. Prediksi pengiriman tetap pada 14 juta hingga 35 juta unit pada tahun 2026. Peningkatan produk baru pada engsel, pendinginan, dan kamera akan membawa keuntungan bagi rantai pasokan di Greater China seperti Foxconn.

