Mantan co-founder Movement Labs meluncurkan program investasi kripto
Menurut ChainCatcher, mantan salah satu pendiri MOVE Labs, Rushi Manche, hari ini mengumumkan pendirian Nyx Group, yang berencana menginvestasikan hingga 100 millions dolar AS untuk mendukung proyek token kripto.
Rencana investasi ini akan menyediakan likuiditas dan dukungan operasional menyeluruh bagi proyek yang bersiap meluncurkan token, termasuk pembangunan komunitas, manajemen keuangan, dan panduan kepatuhan. Manche menyatakan bahwa Nyx Group bertujuan untuk mengisi "kekosongan penting" di pasar kripto saat ini, terutama dalam situasi di mana para pendiri menghadapi kesulitan dalam memperoleh modal. Tim ini akan menerapkan standar investasi yang ketat, hanya mendukung pendiri yang sangat dipercaya oleh tim, dan keputusan akan dibuat oleh komite investasi. Perlu dicatat bahwa sebelumnya Manche diberhentikan dari Movement Labs karena perselisihan terkait pengaturan market making untuk 66 juta token MOVE. Untuk proyek barunya, ia menekankan bahwa Nyx Group akan menjadi "mitra paling ramah bagi para pendiri", menawarkan kondisi yang menguntungkan dan mendukung visi jangka panjang.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Status sebagai saham S&P 100 selama 18 tahun akan berakhir! Nike (NKE.US) segera mengklarifikasi: masih menjadi saham S&P 500.
Nike akan segera dikeluarkan dari indeks S&P 100, mengakhiri sejarahnya sebagai saham komponen selama hampir 18 tahun. Menanggapi pertanyaan pasar terkait berita tersebut, tim hubungan investor Nike menegaskan bahwa penyesuaian ini hanya melibatkan indeks S&P 100, dan Nike masih merupakan saham komponen dari indeks S&P 500.

Data: BTC turun di bawah $78.000
iPhone layar lipat Apple diluncurkan, analis optimis terhadap potensinya namun memperingatkan risiko margin keuntungan
Bloomberg Intelligence memperkirakan penjualan tahun pertama iPhone Duo akan meningkat menjadi sekitar 14 juta unit, dengan potensi pendapatan sebesar 28 miliar dolar AS. Namun, strategi penetapan harga memicu kekhawatiran pasar: iPhone 17 dan Air series tetap pada harga semula, sementara Pro series mengalami kenaikan harga yang lebih rendah dari ekspektasi. Dengan kenaikan biaya rantai pasokan, tekanan terhadap margin keuntungan menjadi signifikan. Para analis menilai bahwa Apple sengaja mengorbankan margin keuntungan demi volume penjualan, serta melakukan optimalisasi kombinasi model premium untuk mengimbangi tekanan tersebut.

