CEO Securitize: Likuiditas aset digital masih kurang, aset tokenisasi yang paling sukses adalah dolar
Menurut laporan dari Decrypt yang dikutip oleh ChainCatcher, Carlos Domingo, salah satu pendiri dan CEO Securitize, menyatakan bahwa aksesibilitas bukanlah satu-satunya faktor yang mendorong gelombang aset tokenisasi. Dulu orang mengira tokenisasi dapat membuat aset yang kurang likuid menjadi lebih likuid, namun kenyataannya tidak demikian. Baik itu ekuitas gedung apartemen maupun kartu Pokemon yang ditokenisasi, aset digital tetap akan mewarisi kekurangan likuiditas dari aset fisiknya. Ini berarti, kecuali dengan menanggung kerugian besar, aset-aset tersebut mungkin sulit untuk segera dijual.
Domingo juga menyatakan bahwa seiring berkembangnya teknologi tokenisasi, dinamika ini pada akhirnya mungkin akan berubah, namun untuk saat ini, perhatian utama tertuju pada aset-aset yang dapat meningkatkan likuiditas yang sudah ada, yaitu uang tunai dan obligasi pemerintah Amerika Serikat. Kita telah bergerak ke arah yang berlawanan dengan pasar yang kurang likuid, bisa dikatakan bahwa aset tokenisasi yang paling sukses sebenarnya adalah dolar AS, dan pertumbuhan stablecoin membuktikan hal tersebut.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Perusahaan asuransi Amerika Serikat, Orion180 Insurance Group (OIG.US), menetapkan harga IPO sebesar 15 hingga 17 dolar AS per saham dan berencana mengumpulkan dana sebesar 320 juta dolar AS.
Perusahaan asuransi Amerika Serikat, Orion180 Insurance Group, mengumumkan persyaratan IPO-nya pada hari Rabu.

Goldman Sachs menilai iPhone lipat Apple: harga "terjangkau", pengiriman tahun ini bisa mencapai 35 juta unit
Laporan Goldman Sachs menyatakan bahwa iPhone Duo, dengan desain "tertipis dalam sejarah" dan harga yang "terjangkau", berpotensi membuka pasar massal. Prediksi pengiriman tetap pada 14 juta hingga 35 juta unit pada tahun 2026. Peningkatan produk baru pada engsel, pendinginan, dan kamera akan membawa keuntungan bagi rantai pasokan di Greater China seperti Foxconn.

Saham Jepang ditutup naik 0,2%
