Jepang menyetujui paket stimulus ekonomi senilai 21 triliun yen, lebih dari setengahnya dialokasikan untuk bantuan inflasi
Berita ChainCatcher, Kabinet Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi telah menyetujui rencana pengeluaran tambahan terbesar sejak pandemi, dengan mengalokasikan dana melalui paket kebijakan untuk meredakan ketidakpuasan pemilih. Namun, langkah ini dapat menimbulkan kekhawatiran di kalangan investor yang memantau ketat kondisi fiskal Jepang, yang telah menyebabkan nilai tukar yen jatuh ke titik terendah dalam 10 bulan dan imbal hasil obligasi pemerintah jangka sangat panjang melonjak ke level tertinggi dalam sejarah.
Kantor Kabinet Jepang pada hari Jumat menyatakan bahwa paket stimulus ini mencakup pengeluaran akun umum sebesar 17,7 triliun yen (sekitar 112 miliar dolar AS). Pengeluaran ini kemungkinan besar akan disediakan melalui anggaran tambahan, meningkat 27% dibandingkan dengan skala yang diluncurkan oleh pendahulunya setahun lalu. Total nilai paket mencapai 21,3 triliun yen, dengan langkah-langkah yang mencakup mulai dari bantuan harga hingga dukungan investasi di sektor-sektor utama.
Kabinet Jepang berencana untuk menyetujui rancangan anggaran tambahan guna mendanai paket ini paling cepat pada 28 November, dan menargetkan persetujuan dari parlemen sebelum akhir tahun.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
"Sekarang saya adalah bandar, jika ingin bertaruh silakan datang" Besant memperingatkan pasar agar tidak melawan dia untuk menjual yen.
Besant mengatakan, "Ketika kami melakukan intervensi terhadap yen, saya benar-benar memahami apa yang akan dilakukan oleh orang Jepang, Bank Sentral Jepang, dan para pembuat keputusan di sana." Dengan dukungan fundamental bahwa Bank Sentral Jepang diperkirakan akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin bulan ini, para pelaku short akan menghadapi tekanan ganda berupa intervensi kebijakan dan perubahan arah suku bunga. Analisis menilai bahwa pernyataan tegas Besant bukan hanya memberikan tekanan psikologis, tetapi juga mengisyaratkan tindakan lebih lanjut yang sudah dipersiapkan.
Kenaikan saham Korea meningkat lebih dari 1%.
Penutupan pasar saham AS, BNC naik 50,43%
Menginvestasikan 590 juta dolar untuk mengakuisisi Stride Bank demi mendapatkan lisensi, Chime (CHYM.US) berubah dari “penantang” fintech menjadi “bank berlisensi”
Chime Financial Inc. (CHYM.US) telah mencapai kesepakatan untuk mengakuisisi mitra jangka panjangnya, Stride Bank, dengan pembayaran tunai sebesar 590 juta dolar AS. Langkah ini menandai langkah penting perusahaan fintech tersebut dalam mengintegrasikan operasionalnya.

