Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnAIWawasanSelengkapnya
Mantan Ketua SFC Hong Kong: Saham pada dasarnya hanyalah sebuah token

Mantan Ketua SFC Hong Kong: Saham pada dasarnya hanyalah sebuah token

ChaincatcherChaincatcher2025/11/13 02:47
Tampilkan aslinya

Berita dari ChainCatcher, menurut laporan 21st Century Business Herald, mantan Ketua SFC Hong Kong, Liang Dingbang, dalam sebuah wawancara eksklusif menyatakan bahwa Nasdaq Amerika Serikat telah mulai menguji perdagangan saham ter-tokenisasi dan menggunakan stablecoin (seperti USDC) untuk penyelesaian. Token bukanlah konsep baru, pada dasarnya saham itu sendiri adalah sejenis token. Jika saham diubah menjadi token digital di blockchain, semua operasi dapat diselesaikan dalam satu sistem, mewujudkan penyelesaian instan. Melalui kombinasi tokenisasi aset dan mata uang digital bank sentral, seluruh cara kerja pasar dapat dibentuk kembali. Untuk Hong Kong membangun pasar modal baru berbasis tokenisasi aset seperti ini, perlu mengatasi tiga tantangan: infrastruktur teknologi, kerangka regulasi, dan tingkat penerimaan pasar.

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!

Kamu mungkin juga menyukai

Saham preferen perusahaan Korea mengalami diskon sebesar 45%, tertinggi dalam sepuluh tahun terakhir. Rencana buyback Samsung senilai 110 triliun won dapat mengurangi "Korea Discount".

Rencana pembelian kembali saham Samsung Electronics yang sangat dinanti-nantikan membuat para investor mengharapkan raksasa Korea ini akan membeli saham preferen tanpa hak suara, sehingga mempersempit diskon yang dalam dan menjadi contoh bagi perusahaan lain.

智通财经2026/09/08 03:41
Saham preferen perusahaan Korea mengalami diskon sebesar 45%, tertinggi dalam sepuluh tahun terakhir. Rencana buyback Samsung senilai 110 triliun won dapat mengurangi "Korea Discount".