Data: F turun lebih dari 13% dalam 24 jam, FET naik lebih dari 9%
Menurut berita dari ChainCatcher, berdasarkan data spot dari salah satu bursa, pasar mengalami fluktuasi besar. F mengalami penurunan sebesar 13,72% dalam 24 jam terakhir, sedangkan FET mencatat kenaikan 9,3% dalam 24 jam terakhir dan menunjukkan tren pemulihan setelah menyentuh titik terendah.
Selain itu, token seperti CAKE, LSK, dan MTL semuanya mengalami "kenaikan tajam lalu koreksi", dengan penurunan masing-masing sebesar 5,56%, 9,73%, dan 8,32%.
Pada saat yang sama, FLM, FLUX, dan TREE juga menunjukkan tren pemulihan setelah menyentuh titik terendah, dengan kenaikan masing-masing sebesar 6,28%, 8,91%, dan 7,17%.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Meta mengakuisisi perusahaan rintisan AI asal Swedia, Stilla.ai
Indeks Dolar AS naik sekitar 20 poin dalam waktu singkat, emas spot turun sebesar 36 dolar.
EIA secara signifikan menaikkan perkiraan harga minyak: harga rata-rata Brent pada tahun 2026 diperkirakan mencapai 91 dolar, gangguan pasokan melebihi ekspektasi
Badan Informasi Energi Amerika Serikat (EIA) memperkirakan harga rata-rata spot minyak Brent pada tahun 2026 akan mencapai 91 dolar per barel, dan pada tahun 2027 sebesar 74 dolar per barel, naik masing-masing 4 dolar dan 5 dolar dibandingkan perkiraan sebelumnya. EIA juga memperkirakan harga rata-rata Brent pada paruh kedua tahun 2026 sekitar 90 dolar per barel, 8 dolar lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya. EIA memproyeksikan tingkat rata-rata penghentian produksi pada kuartal keempat sekitar 5.7 juta barel per hari, sementara stok global terus menurun.
