Standard Chartered bekerja sama dengan DCS meluncurkan kartu kredit berbasis stablecoin DeCard di Singapura
Jinse Finance melaporkan bahwa Standard Chartered Bank telah menjalin kerja sama dengan DCS Card Centre, menjadi mitra bank utama untuk kartu kredit baru DeCard. Kartu kredit ini memungkinkan pengguna melakukan pembayaran dengan stablecoin dalam transaksi sehari-hari. Kedua perusahaan menyatakan pada hari Selasa bahwa DeCard akan diluncurkan pertama kali di Singapura, di mana otoritas setempat mendorong uji coba sistem pembayaran digital, sebelum diperluas ke pasar utama lainnya. Standard Chartered Bank akan menyediakan layanan akun virtual dan antarmuka API, sehingga DCS dapat segera mengidentifikasi dan memverifikasi pembayaran pengguna DeCard. Integrasi teknologi ini bertujuan untuk membuat transaksi menjadi lebih cepat dan transparan.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Meta mengakuisisi perusahaan rintisan AI asal Swedia, Stilla.ai
Indeks Dolar AS naik sekitar 20 poin dalam waktu singkat, emas spot turun sebesar 36 dolar.
EIA secara signifikan menaikkan perkiraan harga minyak: harga rata-rata Brent pada tahun 2026 diperkirakan mencapai 91 dolar, gangguan pasokan melebihi ekspektasi
Badan Informasi Energi Amerika Serikat (EIA) memperkirakan harga rata-rata spot minyak Brent pada tahun 2026 akan mencapai 91 dolar per barel, dan pada tahun 2027 sebesar 74 dolar per barel, naik masing-masing 4 dolar dan 5 dolar dibandingkan perkiraan sebelumnya. EIA juga memperkirakan harga rata-rata Brent pada paruh kedua tahun 2026 sekitar 90 dolar per barel, 8 dolar lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya. EIA memproyeksikan tingkat rata-rata penghentian produksi pada kuartal keempat sekitar 5.7 juta barel per hari, sementara stok global terus menurun.
