Pandangan: Pasar membutuhkan resonansi dari berbagai faktor untuk melanjutkan tren kenaikan
BlockBeats melaporkan, pada 7 November, analis @AxelAdlerJr menyatakan bahwa agar pasar kembali ke jalur risk appetite, yang dibutuhkan bukan hanya satu kabar positif, melainkan sinyal positif berkelanjutan yang didorong oleh berbagai faktor secara bersamaan. Imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat harus stabil atau menurun agar dapat meningkatkan kepercayaan pasar. Pada saat yang sama, indeks ketakutan harus menyempit ke kisaran 14-16, spread kredit harus menyempit, dan tren kenaikan harga emas harus melemah—ini berarti aset safe haven tidak lagi menjadi satu-satunya pilihan yang jelas.
Bagi cryptocurrency, ini berarti: Bitcoin harus menemukan titik dukungan yang kuat di sekitar 100 ribu dolar dan tidak turun lebih jauh, ETF spot kembali mencatat arus masuk bersih, serta kembali menegaskan posisinya sebagai aset global dengan beta tinggi. Narasi makro harus beralih dari mengendalikan kerugian menjadi meraih peluang—pasar tidak membutuhkan surga, hanya perlu menghindari krisis baru: lingkungan keuangan yang terkendali, tanpa tanda-tanda resesi berat, dan tidak ada kebijakan baru yang mengejutkan dari bank sentral.
Ketika 3-4 dari tiga elemen ini terpenuhi secara bersamaan selama setidaknya 1-2 hari perdagangan tanpa adanya guncangan baru, maka akan terbentuk risk appetite yang berkelanjutan dan baru.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
iPhone layar lipat Apple diluncurkan, analis optimis terhadap potensinya namun memperingatkan risiko margin keuntungan
Bloomberg Intelligence memperkirakan penjualan tahun pertama iPhone Duo akan meningkat menjadi sekitar 14 juta unit, dengan potensi pendapatan sebesar 28 miliar dolar AS. Namun, strategi penetapan harga memicu kekhawatiran pasar: iPhone 17 dan Air series tetap pada harga semula, sementara Pro series mengalami kenaikan harga yang lebih rendah dari ekspektasi. Dengan kenaikan biaya rantai pasokan, tekanan terhadap margin keuntungan menjadi signifikan. Para analis menilai bahwa Apple sengaja mengorbankan margin keuntungan demi volume penjualan, serta melakukan optimalisasi kombinasi model premium untuk mengimbangi tekanan tersebut.

Meta mengakuisisi perusahaan rintisan AI asal Swedia, Stilla.ai
Indeks Dolar AS naik sekitar 20 poin dalam waktu singkat, emas spot turun sebesar 36 dolar.
