Indeks ritel saham AS mencatat penurunan terbesar sejak tarif Trump.
ChainCatcher melaporkan, menurut Golden Ten Data, pada hari Selasa Indeks Favorit Ritel AS (The Retail Favorites Index) turun 3,6%, merupakan penurunan terbesar sejak 10 April dan sekitar tiga kali lipat dari penurunan indeks S&P 500. Penurunan ini terutama dipengaruhi oleh laporan keuangan Palantir yang mengecewakan serta pengungkapan bahwa prototipe "The Big Short" Michael Burry melakukan short selling pada saham tersebut dan Nvidia. Selain itu, anjloknya harga bitcoin juga menambah tekanan bagi investor individu. Indeks ini disusun oleh Goldman Sachs dan mencakup saham seperti Palantir, Tesla, dan lainnya.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Pandangan pasar malam 09.09|BTC & ETH edisi khusus periode 1 jam
Pergerakan saham AS | SK Hynix (SKHY.US) melonjak 5% di awal perdagangan, mencatat rekor harga tertinggi sejak tercatat di bursa
Pada hari Rabu, SK Hynix (SKHY.US) mengalami kenaikan awal sebesar 5%, mencapai harga tertinggi sejak terdaftar, saat ini diperdagangkan pada $195,36, dengan total kapitalisasi pasar sebesar 1.43 trillions dolar AS.

Pergerakan saham AS | Meta (META.US) meluncurkan agen AI pribadi Muse, saham dibuka naik lebih dari 6%
Pada hari Rabu, Meta (META.US) dibuka naik lebih dari 6%, mencatat kenaikan terbesar sejak 3 Agustus, dan saat ini diperdagangkan pada 640,95 dolar AS.

Indeks saham Prancis turun 2%
